KEMITRAAN UNTUK PEMBANGUNAN MUSEUM BERKELANJUTAN

Idea* Indonesia adalah mitra museum Anda secara berkelanjutan dengan cara membangun komunitas yang aktif, cerdas dan terampil. 


Idea* menghadirkan modul-modul pengembangan dan manajemen koleksi melalui sudut pandang internasional dan berkeinginan memajukan museum-museum di Indonesia memiliki standard internasional sebagai museum yang representatif.

Idea* sadar betapa pentingnya  meningkatkan nilai-nilai dalam koleksi museum dan menampilkannya dengan narasi yang menarik disertai dengan fasilitas pelayanan publik yang akomodatif, sehingga bisa membangun rasa kebanggaan dan rasa memiliki pada orang-orang yang tinggal dan bekerja di daerah sekitar museum tersebut.


Museum yang berkelanjutan adalah katalisator aktif di bidang ekonomi, sosial, lingkungan dan budaya di perkotaan modern.

Museum
 

DAMPAK DARI MUSEUM MODERN

IMG_0519.JPG.jpg
Image by Pauline Loroy
IMG_0520.JPG.jpg

CULTURAL LANDMARK

Pada 2018, museum - museum yang terdapat dalam jajaran 20 Museum ternama di dunia berhasil meraih 108 juta pengunjung. Museum Louvre sendiri pada tahun 2017 kedatangan 8,1 juta pengunjung di tahun 2017, 10 % lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

MASYARAKAT & KESEJAHTERAAN

Studi menyatakan nilai mengunjungi museum di angka 3200 euro setiap tahunnya per orang. Bidang kebudayaan museum membawa dampak yang positif bagi pengalaman sosial.

PELAYANAN PUBLIK

Museum - museum di Amerika serikat menghabiskan 2 miliar dollar untuk pendidikan. Riset menunjukan bahwa, museum merupakan salah satu sarana pendidikan yang efektif yang dapat membantu siswa belajar di berbagai bidang seperti Bahasa, Matematika, Sejarah, Ilmu sosial, dll.

 
aerial-photography-of-building-near-road

SEMENTARA ITU, 25 % DARI TOTAL 435 MUSEUM DI INDONESIA BERADA DALAM KONDISI YANG MEMPRIHATINKAN.

- Analisa tahun 2019 dari Kemendikbud

KOLEKSI YANG TIDAK TERURUS DAN TERTATA DENGAN BAIK

KETERBATASAN DANA

PROGRAM YANG TERBATAS

KETERBATASAN TENAGA AHLI

 

TARGET PENGEMBANGAN:
MUSEUM BERKELAS

Louvre1.jpg
Louvre2.jpg
Louvre3.jpg

MUSEUM TAHAP AWAL 

Koleksi yang diperoleh dari hibah 
Properti yang dikelola 
Sumber Daya yang terbatas 
Katalog manual 
Dana dari pemerintah / swasta 
Akses yang sulit dijangkau

MUSEUM BERKEMBANG 

Koleksi yang terkurasi 
Memiliki komunitas  yang aktif
Staff yang terlatih 
Memiliki arsip digital 
Dapat mendatangkan penghasilan sebagian

MUSEUM KELAS DUNIA

Memiliki pemeran temporer 
Memuliki ruang kolaborasi 
Memiliki tim tenaga ahli 
Cloud-based system 
Memiliki model berkelanjutan 
Memiliki akses strategis

 

VISI IDEA

Idea* Indonesia  bertujuan untuk memberdayakan museum sebagai agen yang memberikan dampak positif terhadap masyarakat lokal. Idea* Indonesia menginginkan museum sebagai tempat untuk peningkatan di berbagai bidang seperti ekonomi, budaya, sosial dan lingkungan.

PEMAHAMAN BUDAYA

Museum memfasilitasi bagaimana orang secara kolektif melihat diri mereka sendiri. Ini tentang citra dan identitas diri suatu daerah; tetapi juga tentang warisan, sejarah, tradisi dan keterampilan dalam masyarakat. Membantu merek, memasarkan, dan menyegarkan budaya & sejarah lokal.

DAMPAK POSITIF DALAM BIDANG EKONOMI

Museum memfasilitasi regenerasi melalui penciptaan lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran; membawa pemasukan ke daerah melalui investasi; dan menyediakan outlet untuk membelanjakan uang di daerah tersebut dan memperkuat ekonomi lokal.

DAMPAK SOSIAL

Museum dapat memfasilitasi masyarakatnya untuk menyadari nilai2 sosial secara kolektif. Museum tidak hanya bicara tentang bentuk, tapi juga pengenalan nilai - nilai peninggalan, sejarah, tradisi dan pengetahuan dalam peradaban masyarakat dari generasi ke generasi.

PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN

Museum dapat memfasilitasi perbaikan di daerah sekitar untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk setempat.

 

MODUL PENGEMBANGAN MUSEUM

Idea* Indonesia memahami pentingnya menciptakan narasi untuk setiap museum untuk memiliki tujuan jangka panjang yang berkelanjutan. Kami bekerja dengan masing-masing museum mitra untuk membuat peta strategi yang berisi modul-modul yang dapat dipertukarkan dan membutuhkan 1 hingga 4 bulan untuk dieksekusi, sesuai dengan tujuannya masing-masing.

BRANDING DAN POSITIONING MUSEUM

Visi masing-masing museum perlu keluar dari masing-masing museum dan komunitasnya. Idea* Indonesia akan membantu dalam menciptakan visi yang mencakup ide tentang jenis koleksi, pengisahan cerita, dan kegiatan apa yang mungkin dapat dilakukan di museum, pandangan bahwa museum harus nyaman dan memiliki citra yang baik, dan bahwa itu harus menjadi tempat penting di mana orang ingin berada dan meluangkan waktu. Ini harus membangun rasa bangga pada orang-orang yang tinggal dan bekerja di daerah sekitarnya, didukung oleh strategi branding & pemasaran yang kuat.

Screen Shot 2020-10-25 at 9.09.52 PM.png
Screen%20Shot%202020-10-25%20at%209.20_edited.jpg

MANAJEMEN KOLEKSI

Manajemen Koleksi cocok untuk kolektor atau museum yang masih belum memiliki sistem manajemen atau pengaturan dalam inventorisasi. Manajemen Koleksi berisi status deskripsi fisik dan condition report yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja dengan sistem penyimpanan cloud-based. 

KONSERVASI DAN RESTORASI KARYA SENI

Bekerja sama dengan Arté Restauro Studio, sebuah studio konservasi lukisan profesional berbasis di Jakarta, Idea* Indonesia mengeksplorasi pentingnya merestorasi koleksi dan pemeliharaan koleksi.

artrestoration_jkt_72886900_244845131870
Service%20design%20is%20a%20process%20in%20which%20the%20designer%20focuses%20on%20creating%20optima

PELATIHAN STAF MUSEUM

Idea* Indonesia mengadakan sesi pelatihan private dikhususkan untuk memberikan skill tambahan untuk pekerja museum, salah satunya adalah teknis registrasi koleksi sesuai dengan standar ICOM, cocok untuk registrar, kurator dan admin, dengan minimal 4 hari workshop diikuti dengan sesi bimbingan pelatihan. Minimal 10 orang.

 

PARTNER MUSEUM DEVELOPMENT

Art:1 New Museum (Public Programs)
Museum Penerangan TMII (Pelatihan Registrasi Koleksi Terstandar ICOM dan Bimbingan Pelatihan) 
Museum Sumpah Pemuda (Pelatihan Registrasi Koleksi Terstandar ICOM) 

Yayasan Mitra Museum Jakarta
Museum Wayang (Pelatihan Registrasi Koleksi Terstandar ICOM dan Bimbingan Pelatihan) 
Museum Kesejarahan Jakarta (Pelatihan Registrasi Koleksi Terstandar ICOM dan Bimbingan Pelatihan) 
Museum Seni Rupa dan Keramik (Pelatihan Registrasi Koleksi Terstandar ICOM dan Bimbingan Pelatihan) 

 
Giving a Presentation

ORANG - ORANG DIBALIK IDEA* INDONESIA

Kami adalah tim yang terdiri orang - orang berpengalaman dengan kecintaan pada museum & komunitas. Di Idea * kami bertujuan untuk berpikir out of the box dengan pemahaman bahwa masing-masing museum itu unik dan seringkali membutuhkan pendekatan secara khusus dan tidak konvensional. Latar belakang tim kami yang beragam akan menghasilkan solusi yang disesuaikan.

DSC_0622-8r_edited_edited_edited.jpg

DIMAS SUBAGIO

Co-Founder

Dimas memiliki pengalaman yang beragam dalam mengelola organisasi nirlaba. Dia adalah anggota dewan pendiri dari Yayasan Lentera Sintas Indonesia yang fokus pada masalah kesetaraan gender; salah satu pendiri dari Selamatkan Ibu, yang berfokus pada kesehatan ibu dan berdampak pada lanskap legislatif dan wacana nasional tentang setiap masalah terkait. Pernah menjabat sebagai co-chair Bandung Philharmonic Orchestra, memproduksi naskah film dan pentas drama panggung sambil menjalankan posisi CEO di sebuah perusahaan swasta.

00100lrPORTRAIT_00100_BURST2020091009560

MONICA GUNAWAN

Direktur

Monica memiliki pengalaman lebih dari sepuluh tahun sebagai direktur galeri seni dan konservator seni. Belajar di Firenze, ia mengelola pameran dari  seniman - seniman ternama Indonesia dan internasional. Monica masing-masing merancang MD Art Space (2008) dan Art: 1 New Museum (2011) yang telah memperoleh berbagai penghargaan. Pekerjaan konsultasi museumnya termasuk Museum Ducati di Bologna, Museum Istana Negara, Museum Bali, Galeri Nasional, dan Museum Nasional, Jakarta, di mana dia juga melatih tim konservator seni.

Screen Shot 2020-10-25 at 7.27.41 PM.png

OCTAVIANA LOLITA

Financial Advisor

Partner dan konsultan profesional di Mazars audit, spesialis akuntansi & konsultasi dengan minat dalam seni khususnya lukisan. Dengan pengalamannya yang luas selama lebih dari 15 tahun dalam konsultasi manajemen di perusahaan multinasional terkemuka, dia akan memberikan bimbingan dan pemantauan tim untuk memastikan bahwa semua aktivitas dilakukan dengan tata kelola perusahaan yang baik dengan tingkat integritas dan transparansi yang tinggi; ini untuk memastikan keberlanjutan Idea * dan kepentingan stakeholders kami.

IMG_4472.jpeg

PIA DIAMANDIS

Ketua Riset

Pia memiliki pengalaman Manajemen Proyek yang luas, mulai dari menjadi Koordinator Kampanye #GerakBersama milik Komisi Nasional dalam Upaya Menentang Kekerasan terhadap Perempuan, hingga memimpin Kongres Diaspora Indonesia ke-4 Presiden Obama. Dia juga memimpin fase start-up dari upaya inovatif antaragama 1000 Abrahamic Circles dan telah memiliki pengalaman kerja sebagai Asisten Kurator di Forme nel Verde Michelangelo Pistoletto. Pia merupakan lulusan di Istituto Marangoni Firenze.

Natashya_Julian_Recolor.jpg

NATASHYA JULIAN

Media & Komunikasi Strategist

Lulusan Hubungan Masyarakat dari London School of Public Relations Jakarta  dengan minat dalam media relations, jurnalisme, pemrograman PR, dan strategi komunikasi, Natashya memulai karirnya di beberapa organisasi nirlaba di bidang luar negeri. Dari mengelola pemasaran Incredible India Education Fair, hingga Media Relations di FPCI, kecintaannya pada tantangan mendorongnya ke bidang budaya dan seni. Dia sekarang menjadi bagian dari Idea * dengan harapan dapat membangun peluang dan lingkungan yang lebih baik untuk Museum di Indonesia.

 
Touchscreen Computer

WE LOOK FORWARD TO STAY IN TOUCH AND
MAKING GREAT THINGS HAPPEN!

IDEA* - 2F, Jl. Rajawali Selatan Raya No.3, Jakarta Pusat 10720, Indonesia

Tel 0818 089 08415